A- A A+





Biodata Tokoh Ulama Hadith
Senarai Tokoh Ulama Hadith Kurun1, Kurun 2 dan Lain-lain
Zon: Kurun 3 & Lain-Lain

Kelahiran

Beliau adalah Abdurrahman ibn Abdirrahman ibn al-Fadhl ibn Bahram ibn Abdis Shamad.   Kunyahnya adalah Abu Muhammad. Ia juga dinisbahkan kepada At-Tamimiy,yaitu qabilah dimana ia bernaung, juga dinisbahkan dengan Ad-Darimi, yaitu nisbah kepada Darimi ibn Malik daripada Bani Tamim. Di samping itu, ia juga dinisbahkan dengan As-Samarqandi, yaitu tempat
 dimana ia lahir dan bertempat tinggal. Samarkandi adalah suatu daerah di seberang sungai di wilayah Irak. Ia di lahirkan pada tahun 181 H, sebagaimana yang di terangkan oleh imam Ad-Darimi sendiri, beliau menuturkan; “Aku dilahirkan pada tahun meninggalnya Abdullah bin al Mubarak, yaitu tahun seratus delapan puluh satu. Ada juga yang berpendapat bahwa beliau lahir pada tahun seratus delapan puluh dua hijriah.

Keilmuan

Rihlah dalam rangka menuntut ilmu merupakan bagian yang sangat mencolok dan sifat yang paling menonjol daripada tabiat para ahlul hadith, karena terpencarnya para pengusung sunnah dan atsar di berbagai belahan negeri islam yang sangat luas. Maka Imam Ad-Darimi pun tidak ketinggalan dengan meniti jalan pakar disiplin ilmu ini.

Diantara negeri yang pernah beliau singgahi adalah:

  1. Khurasan
  2. Iraq
  3. Baghdad
  4. Kufah
  5. Wasith
  6. Bashrah
  7. Syam; Damasqus, Himash dan Shur.
  8. Jazirah
  9. Hijaz; Makkah dan Madinah.

Karya

  1. Karya Ad-Darimi yang popular adalah kitab hadith yang ia beri judul dengan Al-Hadith al-Musnad al-Marfu’ wal Mauquf wal Maqtu’. Akan tetapi dalam penerbitannya, judul kitab hadith tersebut diubah menjadi “Sunan Ad-Darimi”.

  2. Perubahan judul tersebut dilakukan untuk menyesuaikan sistematika penyusun kitab. Ad-Darimi menyusun kitab tersebut berdasarkan tata urutan dan sistematika kitab fikih, sehingga karenanya lebih cocok diberi judul dengan ‘sunan’ daripadapada dengan “musnad”.

  3. Sebagaimana kitab-kitab sunan lainnya, kitab sunan Ad-Darimi masih dijumpai hadith “mursal” dan “mauquf”, yaitu perkataan, perbuatan atau ketetapan yang dinisbatkan kepada Rasulullah SAW sekalipun jumlahnya tidak banyak.  

  4. Ad-Darimi juga menyusun kitab Tafsir dan ensiklopedi (al-jami’). Hanya sayang kedua kitab karya ad-Darimi ini bisa diketemukan lagi pada masa ini.

Kewafatan

Beliau meninggal dunia pada hari Kamis bertepatan dengan hari tarwiyyah, 8 Dzulhidjah, setelah ashar tahun 255 H, dalam usia 75 tahun. Dan dikuburkan ke esokan harinya Jumaat (hari Arafah).

Rujukan

  1. http://nofriarrahman.blogspot.my/2014/06/abdullah.html
Pin It